Back to Kompasiana
Artikel

Unik

Andika

hanya orang biasa, bukan siapa siapa juga

Rumah Sakit Itu Ada di Brunei, Bukan di Malaysia

HL | 14 June 2010 | 03:07 Dibaca: 1165   Komentar: 11   2

petunjuk jalan ke Rumah Sakit RIPAS di Brunei Darussalam, foto dok rudi esape

petunjuk jalan ke Rumah Sakit RIPAS di Brunei Darussalam, foto dok rudi esape

Banyak orang bertanya apakah benar ada Rumah Sakit Korban Lelaki di Malaysia?

Rumah sakit korban lelaki itu ternyata hanya lelucon, yang sepertinya hanya dikenal dikalangan orang Indonesia saja.

Masih banyak orang Indonesia yang datang ke Kuala Lumpur, tiba tiba saja menanyakan atau mencari cari dimana ada rumah sakit korban lelaki.
Tidak ada itu
Kenapa?
Karena di Malaysia orang tidak mengenal dan tidak mengatakan rumah sakit seperti di Indonesia itu rumah sakit, tetapi hospital.

Di Malaysia semua yang dimaksudkan adalah rumah sakit di Indonesia akan dimulai dengan kata hospital, misalnya Hospital Puan dan Anak,
Maksudnya rumaah sakit ibu dan anak

Sewaktu saya tugas ke Brunei Darussalam minggu lalu, ternyata kata rumah sakit itu ada di Brunei, padahal pengaruh bahasa melayu atau bahasa malaysia itu di Brunei kental sekali, kok bisa beda ya.

Di Brunei Darussalam memang ada rumah sakit, tetapi tidak ada Rumah Sakit Korban Lelaki, hehe.

Satu lagi, yang sangat berbeda bahasa yang banyak sekali diucapkan setiap hari yang dimaksudkan sama, baik di Brunei Darussalam, di Malaysia maupun di Indonesia adalah kata “anda”. Setiap hari pengacara ( maksudnya pembawa cara ) tv Brunei Darussalam akan menyapa dengan kata “awda” untuk yang dimaksudkan dengan anda di Indonesia dan di Malaysia.

So, Rumah sakit tidak ada di Malaysia, rumah sakit ada di Brunei Darussalam, tetapi Rumah Sakit Korban Lelaki, juga tidak ada di Brunei Darussalam, hehe

Tidak perlulah dicari car lagi, memang tidak ada rumah sakit korban lelaki

Salam

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Australia Jawara Piala Asia 2015 …

Achmad Suwefi | | 31 January 2015 | 18:50

Penyimpangan Perilaku Penyelenggara Siaran …

Budiyanto | | 31 January 2015 | 16:50

Inspirasi, Imajinasi, dan Referensi Dalam …

Ryan M. | | 31 January 2015 | 20:03

Di Indonesia Olah Raga Masih Dianggap …

Den Bhaghoese | | 31 January 2015 | 15:40

Menyantap Roti di Gudang Rottie …

Ariesa Putris | | 31 January 2015 | 15:27


TRENDING ARTICLES

Titik Temu, Catatan Kritis untuk Mata Najwa …

Mahi Baswati | 10 jam lalu

Siapa Adu Domba Jokowi dan Megawati? …

Nusantara Link | 11 jam lalu

Menyorot Sisi Humanitas Kisruh Sawito, Samad …

Nararya | 12 jam lalu

Abraham Samad di Ujung Tanduk …

Inesya Sisca | 12 jam lalu

Niat Jokowi Tidak Akan Torehkan Cacat …

Den Bhaghoese | 16 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: