Back to Kompasiana
Artikel

Unik

Ihya

Kadang nulis, kadang baca, kadang nonton

Ingin perkasa, Minum susu Onta

REP | 27 October 2010 | 10:12 Dibaca: 481   Komentar: 12   3

 

http://foodtrotter.com

source : http://foodtrotter.com

Seumur hidupku, baru kali ini saya minum susu onta,  walau bukan langsung dari onta nya, tapi pemberian seorang kawan sehabis  perjalanan dari perbatasan Irak. Meminum susu Onta rasanya sedikit asin dan lebih mendekati dengan rasa keju serta tidak amis.  Karena masih sedikitnya susu Onta yang di  jual kemasan maka  orang yang ingin mencari susu onta biasanya akan datang langsung ke peternakan Ontanya yang banyak di jumpai di pinggir-pinggir jalan di Saudi Arabia, maupun negara-negara lain di Timur tengah dan Afrika.

Menurut beberapa artikel yang saya kumpulkan dan baca   kandungan nutrisi susu onta lebih baik jika dibandingkan dengan susu sapi. Berikut beberapa fakta tentang susu Onta

  1. Kadar Laktosa susu Onta lebih rendah di bandingkan dengan susu sapi, namun kadar zat Kalium, Magnesiun, Zat besi, Natrium lebih tinggi di banding dengan susu sapi.
  2. Kandungan Vitamin C nya lebih tinggi 3 kali di banding susu sapi.
  3. Kandungan Chlosterol susu Onta juga lebih rendah dibandingkan dengan susu sapi.
  4. Kandungan insulin nya juga tinggi sehingga baik untuk kelebalan tubuh manusia

Bangsa Arab tradisional menggunakan susu unta untuk mengobati berbagai penyakit seperti cacar, luka, sakit gigi, gangguan pencernaan, dan keracunan. Menurut mereka, susu unta yang paling bagus untuk dijadikan obat adalah susu yang keluar setelah empat puluh hari melahirkan. Susu unta yang baik akan menumbuhkan darah yang baik, menyuburkan tubuh yang kurus, memberikan efek tenang, menghilangkan rasa waswas, ragu, dan penyakit risau.

Jika susu unta diminum dengan madu, maka susu ini bisa membersihkan kotoran perut yang bercampur dengan sisa makanan. Jika susu unta dicampur dengan gula, maka ia bisa mengkilatkan dan memperindah wama kulit, menyembuhkan penyakit sesak, paru-paru, dan TBC. Susu unta bisa memperhalus, memperlancar, dan membuka sesuatu yang tertutup sistim pencemaan serta bagus untuk menghilangkan rasa haus.

Susu unta memiliki karakteristik khusus untuk pencernaan. Ia mengandung zat yang berkadar tinggi yang berguna untuk melawan bakteri mematikan dan berbagai virus. Di India, susu unta dipergunakan sebagai obat endema (busung air), jamur, gangguan limpa, TBC, asma, anemia, dan wasir. Di samping itu, susu unta juga bagus untuk penderita penyakit hati yang kronis dan memperbaiki fungsi hati.

Menurut beberapa artikel juga, Susu Onta bisa digunakan sebagai pengganti Viagra.

Sumber :

http://www.camelgate.com

http://abihafiz.wordpress.com  

 

 

 

 

 

Tags: susu onta onta

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Forest Mind: Menikmati Lukisan di Tengah …

Didik Djunaedi | | 22 October 2014 | 22:20

Happy Birthday Kompasiana …

Syukri Muhammad Syu... | | 22 October 2014 | 18:24

Ayo, Tunjukkan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24

Ngaku Kompasianer Langsung Diterima Kerja …

Novaly Rushans | | 22 October 2014 | 07:36

Apakah Kamu Pelari? Ceritakan di Sini! …

Kompasiana | | 25 September 2014 | 11:05


TRENDING ARTICLES

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 8 jam lalu

Antrian di Serobot, Piye Perasaanmu Jal? …

Goezfadli | 8 jam lalu

Mengapa Saya Berkolaborasi Puisi …

Dinda Pertiwi | 9 jam lalu

MH370 Hampir Pasti akan Ditemukan …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu

Waspada Scammer di Linkedin, Temanku Salah …

Fey Down | 9 jam lalu


HIGHLIGHT

Kontroversi Pertama Presiden Jokowi dan …

Zulfikar Akbar | 10 jam lalu

Santri dan Pemuda Gereja Produksi Film …

Purnawan Kristanto | 12 jam lalu

Apakah Arti Nama Mobil (Idaman) Anda? …

Irawan | 13 jam lalu

Belajar Tertib Itu Mudah (Episode Piring …

Yuni Astuti | 13 jam lalu

Forest Mind: Menikmati Lukisan di Tengah …

Didik Djunaedi | 13 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: