
Dibaca: 1544
Komentar: 25
1 dari 2 Kompasianer menilai menarik
ILC 1
Jika belum pernah menyaksikan tayangan menarik di TV One “Indonesia Lawyers Club ( ILC )” yang dulunya adalah Jakarta Lawyers Club ( JLC ) cobalah sesekali menontonnya serru.
Tadi malam temanya ” Setelah Angie, Anas Dibidik?” membahas soal suap menyuap, korupsi entahlah pokoknya rame. Judulnya itu tetapi kok yang dibahas banyak juga Kasus Century.
Enggak Fokus, enggak sesuai dengan pokok bahasan enggak sesuai dengan tema?,
Lah itu mah terserah dengan yang mengatur acara itu, kewenangan itu ada penuh pada “Pengacara” kata orang Malaysia mengatakan “Pembawa Acara”. Lain Indonesia lain di Malaysia.
Pernah terjadi perdebatan sengit yang disiarkan langsung oleh stasiun TV Swasta Indonesia Jakarta - Kuala Lumpur waktu itu, saya bela bela tidak tidur walaupun sudah larut malam, hanya untuk menonton siaran langsung perdebatan itu.
Dalam acara yang disiarkan secara langsung itu terjadilah perdebatan sengit antara seorang Pengacara Top Indonesia dengan Orang Top Malaysia mengenai ribut ribut soal Manohara ketika itu.
Pengacara Top Indonesia yang bicaranya berapi api tiba tiba setengah berteriak mengatakan kamu!.. kamu!…, kamu siapa!?
Dibalik oleh orang malaysia yang ditanya, “memang kamu siapa?“ disampaikan-nya dengan halus dan santai saja, karena kata “kamu” bagi orang malaysia itu kata yang digunakan untuk menghormati yang ditanya atau disapa, kalau tidak untuk orang biasa atau sebaya, orang itu akan mengatakan “awak tu siapa?”. Lain Indonesia lain Malaysia
ILC 2
Eh di jawab oleh pengacara top Indonesia itu, Saya!,…. biar kamu tahu ya, ….saya ini pengacara!!. Yang disana, dijawab seperti tu malah tertawa, hahahhaaa, Kenapa? Ya itu….karena dijawab “pengacara”, mungkin dalam hatinya pantessan jerrrr
Tadi malam itu ada yang lantang mengatakan, lihat lihat jika dia bicara kelihatan jelas sekali dia lagi beraksi ( acting ).
Malas saya, kata yang lain ngedumel, balik badan saja ah, ketika teman yang suka datang ikutan acara itu, saya tanya sms tadi pagi pagi pagi kenapa kok enggak keliatan tadi malam, payah katanya. Payah, semakin aneh. Semakin aneh kok enggak kapok kapok ya?
Banyak yang jika diperhatikan, memang acara itu semakin aneh, tetapi kenapa tetap saja banyak orang tetap datang dan tidak kapok.
Sering terjadi ada peserta yang meneriakkan “hei dengerin dulu dong saya bicara!”, yang diteriaki panas, juga segera membalasnya dan yang meneriaki semula malah tertawa, hahahhahaaa….…nah lho aneh kan apa gwa bilang.
Sandiwara? jangan bicara sembarangan, semua mereka itu bicara bukan saja atas nama pribadi kadang lebih banyaknya bicara meng atas nama partai-nya, meng atas nama rakyat karena dia mewakili rakyat yang memilhnya di DPR .
Hueran saya, acara ini kok begini ya, kata yang lain, eh………….malah ditertawakan, sudah tahu juga ini lucu kok situ masih tanya. Eh jangan sembarangan, si anu itu menjadi terdakwa bisa jadi karena di bahas bahas disini di ILC kata yang lain. Media sekarang bisa saja membuat orang menjadi terdakwa kata yang ngedumel.
Jadi ingat Malaysia lagi, ketika masih di KL kami yang disana sering dibuat bingung, di Jakarta ramainya minta ampun, ada lemparan lemparan batu segala macam, malaysia yang disoal soal adem saja, seperti enggak ada apa apa.
Penasaran mungkin, teman telpon dari Jakarta, pak di Kl bagaimana hati hati ya?
Bingung, memangnya ada apa? Enggak cuma kasih tahu di Jakarta ramai sekali, hawatir ada apa apa di KL jelasnya.
Bukan tidakl ada demo di KL siapa bilang tidak ada. Ada demo balasan dari organisai pemuda disana, beritanya cuma datang sekelompok orang ke KBRI untuk menyerakan dokumen tuntutan mereka entah apa isinya, sudah selesai pulang, tidak ada ramai ramai.
Semakin aneh dan semakin membingungkan, maling tidak malu teriak maling, ada yang ngedumel begitu. Ibarat wayang.……orang jawa kan suka wayang kata budayawan yang ikut bicara dalam acara itu…..yang bukan orang jawa mesem mesem lucu, culun, hahhaha. Lah kok enggak tahu wayang?
Dengerin dulu saya bicara, kasih waktu dong anda sudah bicara, sekarang gilran saya bicara, sering kalimat itu keluar. Tiba tiba ada yang nyeletuk langsung ngong tanpa diaminta…….. eh “pengcaranya” nyeletuk juga kamu siapa?…….hahhaha. Ah sudah ah
Kayaknya enggak muantep jika tidak lihat juga foto fotoa gaya mereka , yuk
ILC 3
LIC 4
ILC 5
ILC 6
ILC 6
Selamat pagi, sukses untuk semua
Salam dari Jakarta