Artikel

Unik

[Investigasi] Kebohongan Lia Christine, Sang “Katolik” yang Mendukung FPI


REP | 22 February 2012 | 17:32 Dibaca: 3751   Komentar: 85   14 dari 21 Kompasianer menilai aktual

Menanggapi tulisan Lia Christine . Seorang “Katolik” yang menulis artikel:

Saya, Seorang Kristiani yang Mendukung FPI

Note: Artikel asli di kompasiana telah dihapus. Anda bisa mengakses artikelnya disini

Saya, sebagai orang Katolik pertama-tama curiga karena tulisannya tidak mencerminkan seorang Katolik.
Beberapa rekan Katolik pun turut andil dalam Investigasi tersebut. Metode yang digunakan pun cukup unik untuk membuktikan bahwa dia bukan seorang Katolik. Kami sengaja mengeluarkan pernyataan “ngawur” mengenai kekatolikan dalam mengomentari status-status facebooknya
. Kalau dia benar-benar seorang katolik, sudah pasti akan mengoreksi pernyataan-pernyataan ngawur tersebut kan?

Tapi kenyataannya TIDAK

Berikut ini hasil investigasi:
SCREENSHOOT PERTAMA

1329905662663210307

1. Tidak ada yang namanya pendeta di dalam “Gereja Katolik”. Kalau di Kristen Protestan itu baru ada. Ungkapan bagi pemuka agama di Katolik adalah Pastor atau Romo.
Kalau dia seorang Katolik pasti bakal buru-buru mengoreksi pernyataan ini

2. Tidak ada yang namanya “Pastor” Perempuan di dalam Gereja Katolik. Kalau di sebagian denominasi Kristen Protestan itu baru ada. Apalagi dengan beraninya sang “Pastor perempuan” mengonsekrasi Hosti. Sudah pasti kena sanksi ekskomunikasi dari Gereja Katolik
Kalau dia seorang Katolik pasti bakal buru-buru mengoreksi pernyataan ini

3. Paroki GKJ? Tidak ada yang namanya Paroki GKJ di Gereja Katolik Indonesia. Silahkan cek sendiri disini. GKJ itu Gereja Kristen Jawa itu gereja Protestan bukan Gereja Katolik
Kalau dia seorang Katolik pasti bakal buru-buru mengoreksi pernyataan ini

4. Tidak ada yang namanya Paroki St. Flavianus di Surabaya.
Kalau dia seorang Katolik pasti bakal buru-buru mengoreksi pernyataan ini

5. Gelar Uskup diberikan dari Universitas? Uskup didapat dari Tahbisan
Kalau dia seorang Katolik pasti bakal buru-buru mengoreksi pernyataan ini

6. Kebaktian? Kami, orang Katolik menghadiri MISA, bukan Kebaktian

Kalau dia seorang Katolik pasti bakal buru-buru mengoreksi pernyataan ini

SCREENSHOOT KEDUA

132990582520566510227. Tidak ada yang namanya Penatua, Gereja Katolik. Kalau di Kristen Protestan itu baru ada. Kalau dia seorang Katolik pasti bakal buru-buru mengoreksi pernyataan ini

8. Tidak ada yang namanya “perpuluhan” dalam Gereja Katolik. Kalau di Kristen Protestan itu baru ada
Kalau dia seorang Katolik pasti bakal buru-buru mengoreksi pernyataan ini

9. Gambar yang berbicara

1329907521177897457713299075501583758344

10.  Tidak ada Imam (pastor) yang kenal dengan orang ini, padahal kalau lulus jurusan psikologi akan disumpah oleh imam.


11. Tidak masuk dalam kumpulan KMK St.Algonz yang kenal.

12. Dia gak tahu kalau TIDAK ADA Injil Tessalonika.

Seorang Rekan yang merupakan alumnus Universitas Airlangga juga berusaha bertanya ke sebuah group facebook KMK Unair. Hasilnya? Tidak ada satupun angkatan, dari angkatan 1991-2011 yang mengenal sosok bernama “Fondra Adeleine Christine Abigail”, yang mengaku-ngaku Kuliah di Universitas Airlangga, Fakultas Psikologi :)

(Bukti screenshoot menyusul)

Kuliah hampir 4 tahun, akan tetapi tidak ada satupun mahasiswa/i yang se-universitas, se-fakultas, bahkan se-angkatan yang kenal?

Jadi, SANGAT JELAS. Kompasianer yang beragama Katolik pun akan setuju dengan hasil investigasi bahwa Lia Christine aka “Fondra Adelia Christine Abigail” bukanlah seorang Katolik!

Saya harap dengan investigasi ini, semuanya menjadi jelas dan berhati-hati atas keberadaan beberapa provokator di dunia maya yang sangat berpotensi memicu masalah SARA

UPDATE!!!

Lia Christine mulai menyebarkan kebohongan baru, bahwa akunnya telah dihack oleh seseorang.

132991795161689922613299180001160002595Panik yah ‘mbak’…. Nggak ada temen kampusnya yang kenal sama ‘mbak’? Hahaha :D

CATATAN: Semua status sebelumnya telah dihapus oleh sang pemilik untuk menghilangkan barang bukti. Syukurlah sudah saya capture status-status sebelumnya :D

Tambahan:

Rupanya beberapa kompasianer sudah curiga pada artikelnya yang ini

Berikut capture komentar-komentarnya:

13299236061339933856


 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: