Back to Kompasiana
Artikel

Unik

Eno

"kenangan terindah berkompasiana adalah kopdar dengan kompasianer Bunda Khadijah di Madinah dan Pak Ahmad Syaukani selengkapnya

Sekilas Interior Masjidil Haram

REP | 17 October 2012 | 17:25 Dibaca: 2672   Komentar: 10   6

Saat itu sudah lewat tengah malam, ketika pertama kalinya saya menginjakkan kaki di Masjidil Haram untuk melaksanakan umroh. Masjidil Haram merupakan masjid utama bagi umat muslim dan juga adalah masjid terbesar di dunia. Masjid ini tidak pernah sepi, selalu ada ribuan orang di dalamnya untuk melaksanakan sholat dan berthawaf di sekeliling Ka’bah.

1350468010915373311

Halaman dalam Masjidil Haram, view ke arah Jam Mekah.

Konon, yang memulai perluasan dan pembangunan Masjidil Haram adalah Khalifah Umar bin Khattab r.a. Beliau membeli tanah-tanah milik penduduk di sekitar masjid dan memerintahkan untuk membangun dinding pembatas masjid di sekitar halaman Ka’bah yang telah diperluas. Tahun 692, masjid ini telah berbentuk bangunan yang memiliki langit2 dengan kolom2 penyangga dari kayu. Renovasi demi renovasi berjalan seiring dengan bertambahnya jumlah umat muslim dan bertambah pula umat yang menunaikan haji.

Tahun 1570 Kerajaan Ottoman Turki di bawah Sultan Selim II memerintahkan seorang Arsitek, Mimar Sinan, untuk mengerjakan renovasi masjid. Mimar Sinan adalah seorang arsitek terkenal di era arsitektur klasik Ottoman. Masterpiece beliau yang juga terkenal agung adalah Blue Mosque dan Masjid Sulaiman, dua masjid besar di Istanbul Turki. Di Masjidil Haram, beliau mendesain kubah yang diberi kaligrafi dan membentuk kolom-kolom dan langit berhiaskan pola-pola Arabesque yang sangat indah. Dasar-dasar arsitektur inilah yang kemudian diikuti dalam mengembangkan Masjidil Haram hingga seperti sekarang.

13504667441931682328

menanti adzan subuh di halaman Masjidil Haram (dokpri)

13504671951801905675

Suasana di shaf wanita lantai dasar. Tanda hijau sejajar dengan Multazam.

13504673491065935958

Detail langit-langit lantai dasar.

Dibawah pemerintahan Raja-raja Saudi, renovasi besar-besaran pada masjid yaitu pertama tahun 1955-1973, kemudian di jaman Raja Fahd pada tahun 1982-2005, dimana Masjidil Haram diperluas untuk dapat menampung 1 juta umat muslim, dengan menambahkan 500 kolom marmer dan 18 pintu masuk dilengkapi dengan kubah2 di atasnya. Saat ini juga pengembangan Masjidil Haram terus berlangsung hingga tahun 2017 untuk dapat menampung jutaan jamaah sekaligus terutama pada saat musim haji seperti sekarang.

13504675651024521039

13504678261269625715

Suasana malam hari, lantai 2 Masjidil Haram.

Detail pada Kubah di atas Bukit Shafa pada gambar berikut :

1350468197862465870

13504685331387215065

Detail lainnya :

135046871370250791

Detail langit-langit lantai 2 Masjidil Haram.

1350469416764129439

Detil lampu gantung Masjidil Haram

Artikel ini ditulis untuk posting susulan WPC 24 Kampretos bertema ‘Interior’ beberapa minggu lalu. Untuk melihat tulisan kampretos lain silahkan cekidot sini yaaaa….


Sumber narasi :

Tentang Masjidil Haram

Sejarah Kabah dari masa ke masa

Tentang Mimar Sinan

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Menikmati Perpaduan Budaya di Velangkanni …

Yswitopr | | 27 April 2015 | 12:32

Selamat Datang Twitter Ads di Indonesia …

Hilman Fajrian | | 27 April 2015 | 13:54

[Blog Competition] Perlindungan Tanpa Beban …

Kompasiana | | 18 April 2015 | 12:01

Saatnya Kompasiana Mengundang Para Peneliti …

Hendra Wardhana | | 27 April 2015 | 12:20

Kompasiana dan Kompas Kampus Sambangi 5 …

Kompasiana | | 06 March 2015 | 08:32


TRENDING ARTICLES

Anggun Minta Pembatalan Eksekusi Mati, Siapa …

Lilik Agus Purwanto | 4 jam lalu

Harga Rakyat Indonesia Lebih Rendah dari …

Susy Haryawan | 9 jam lalu

Sekarang Saja, 50 Orang Mati Tiap Hari, …

Mike Reyssent | 9 jam lalu

Menimpuk Presiden dengan Mangga malah Dapat …

Tjiptadinata Effend... | 10 jam lalu

Misskomunikasi atau Ada Gerakan Mendegradasi …

Rullysyah | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: