Back to Kompasiana
Artikel

Unik

Cik Wen Die Capiang

Senantiasa Becermin,,,

SBY dan Batu Cincin Rp 2 Milyar

REP | 01 November 2012 | 10:01 Dibaca: 69283   Komentar: 3   0

Saya terperangah ketika tampa sengaja menawar harga sebuah cincin permata yang dibanderol Rp. 2 Milyar. ” Harganya 2 Milyar” ucap penjual batu. Batu cincin saat ini memang sedang naik daun. Bahkan dibeberapa daerah batu cincin tumbuh menjadi bisnis yang menggairahkan.

Termasuk di daerah saya Sumatera Barat, saat ini dilanda demam batu cincin, berbagai kalangan berburu koleksi batu cincin, kendati harganya tidak segalak yang ditawarkan kepada saya. Karena memang batu cincin memang harganya berdasarkan kesepakatan dan suka sama suka.

Soal harga 2 Milyar itu, tampa sengaja saya bertamu dengan seorang teman disalah satu hotel berbintang di Medan Sumatera Utara, dipojok lobi ada etalase pajangan batu akik dan permata. Iseng saya bertanya kepada penjual dan menunjuk salah satu batu cincin. sang penjual menyebutkan angka selangit “2 Milyar, Pak” katanya datar.

Sebagai penggemar batu cincin, saya takjub dan tidak bisa berkata-kata, karena harganya yang selangit, lalu timbul pertanyaan dalam benak saya, mengapa harga batu bisa setinggi itu?, apa keistimewaannya? dan bagaimana purna jualnya.

Pengrajin Batu cincin, atau batu akik, sebut saja Adi, menjelaskan bahwa harga sebuah batu tergantung dari nilai estetika dan kandungan mistisnya, dan memang tidak ada standar harga baru cincin, bagi penggila batu, mereka sudah tahu batu yang bagus dan mengandung daya magis.

Tetapi yang jelas, pemakaian batu cincin tidak hanya dipakai oleh orang kebanyakan, bahkan Presiden SBY dan Presiden Obama juga memakai batu cincin. Konon Pak SBY memakai cincin yang bernama “lumuik Sungai dareh”.

Lumuik Sungai Dareh adalah jenis batu cincin yang terdapat di Dharmasraya Sumatera Barat, jenis ini banyak diminati karena tekstur batunya yang khas dan berwarna bening.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Manajemen Mudik …

Farida Chandra | | 25 July 2014 | 14:25

Quo Vadis Jakarta Baru? …

Shendy Adam | | 25 July 2014 | 14:41

Sensasi Rafting di Kali Oyo Gunungkidul …

Tri Lokon | | 25 July 2014 | 15:27

Keras, Tegas dan Tajam Suara Politik di …

Hendrik Riyanto | | 25 July 2014 | 12:45

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Dilema MK …

Akhmad Yunianto | 7 jam lalu

Kunjungan Clinton ke Aceh, Misi Kemanusiaan …

Rafli Hasan | 11 jam lalu

Demokrasi ala SBY Jadi Perhatian Pakar Dunia …

Solehuddin Dori | 12 jam lalu

Kebijakan Obama yang Bikin Ciut Nyali Orang …

Andi Firmansyah | 13 jam lalu

Mengapa Harus Jokowi yang Terpilih? …

Ryan Perdana | 14 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: