Back to Kompasiana
Artikel

Unik

Pusawi Adijaya

Dunia Dalam Genggaman

Jembatan Ajaib Terbangun Semalam Gegerkan Warga

REP | 03 February 2013 | 07:39 Dibaca: 19841   Komentar: 0   0

Pulau kangean merupakan salah satu kepulauan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Jarak dari Sumenep ke Kangean 100 km. Luas wilayah 487 km2. Kangeyan terletak pada posisi geografi 6°40′ – 7°20′ Lintang Selatan dan 115°20′ -116°00′ Bujur Timur, dibatasi oleh laut Bali, laut Jawa dan ujung timur Selat Madura.

Pulau Kangenan saat ini menjadi perbincangan banyak orang terutama orang Jawa Timur khusunya Madura. Hal yang diperbincangan adalah munculnya jembatan panjang di pinggir laut

dalam waktu setengah malam. Jembatan ajaib tersebut memiliki panjang sekitar 1,5 kilo meter dan lebarnya sekitar 7 meter, melintang ke arah barat dan timur. Anehnya lagi, jembatan itu tertata rapi seperti buatan manusia dan bahannya terdiri dari batu gunung.

135985150112640416

Susunan batu ajaib memanjang di tepi pantai Pulau Kangean. Dokumen Warga

Ditemukannya jembatan ajaib berawal pada saat salah seorang warga bernama Bukhori (47) warga setempat sedang berada di pinggir pantai pada Kamis (24/1) malam lalu sekitar pukul 24.00 Wib. Ia mengaku melihat sinar cahaya seperti percikan api serta mengeluarkan asap dan juga terdengar suara seperti orang kerja bakti.

Setelah itu kemudian ia pulang ke rumah memberi tahu kepada tetangganya. Karena penasaran dengan kejadian semalam, mereka kembali melihat kejadian aneh pada pagi harinya, karena tiba-tiba sudah muncul jembatan ditengah laut yang terbuat dari batu.

Karena masih belum yakin, dia bersama-sama warga sekitar melihatnya untuk meyakinkan. Setelah itu mereka semua baru yakin jika jembatan di tengah laut tersebut benar-benar ada, pasalnya maereka sudah melihat dengan jelas adanya jembatan yang tidak pernah dibuat oleh warga setempat.

Hingga saat ini, warga setempat tidak tahu siapa yang membuat jembatan tersebut. Mereka masih timbul tanda tanya besar dengan kejadian aneh yang sangat mengejutkan itu. Warga setempat menyebut jembatan itu dengan tangkis siluman.

Bahkan jembatan ajaib tersebut sekarang menjadi tontonan warga setempat dan banyak pula yang datang dari luar pulau seperti Sapeken, mereka berbondong-bondong membawa perahu untuk melihatnya. Namun mereka tidak berani untuk melihat terlalu dekat karena ombaknya cukup besar, dan hanya melihat dari jarak yang agak jauh.

Banyak masyarakat kangeyan yang menceritakan bahwa daratan di tepi laut yang sekarang ada jembatan ajaibnya memang dikenal sebagai daerah angker dan sering banyak makan korban jiwa. Daratan tepi pantai teresebut juga terkenal dulunya sebagai tempat orang-orang bertapa.

Ada yang lebih aneh, munculnya jembatan ajaib di Arjasa Kangean bersamaan dengan munculnya gundukan batu karang di perairan Desa Pelabuhan, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, Madura. Gundukan karang tersebut menyerupai tangkis laut, semakin hari semakin tampak lebar. Padahal, sebelumnya lokasi pulau karang itu berupa laut lepas, sehingga banyak warga yang terkejut atas fenomena alam tersebut. Warga pun berbondong-bondong mendatangi tangkis laut yang seolah membentuk pulau tersendiri itu.

13598516072108470603

Gundukan batu karang yang semakin melebar di Bangkalan. Tampak warga mengunjungi.Dokumen Warga

Seorang warga bernama Martain Masturi, warga setempat menuturkan, munculnya tangkis laut itu diketahui warga semenjak tiga hari lalu, tepatnya Jumat. Martain menambahkan, tumpukan karang itu berbentuk melingkar. Setiap hari gundukan karang itu semakin membesar.

”Semakin membesar tumpukannya, ketika air surut maka bentuk tangkis semakin kelihatan,”

Hal senada diungkapkan Munir, warga yang rela basah-basah melihat dari dekat. Dia menuturkan, pihaknya heran saja melihat gundukan karang yang membentuk pulau tersendiri. Kepala Desa Pelabuhan Supriadi menjelaskan, munculnya tangkis laut diperkirakan sudah satu pekan. Namun, warga baru mengetahuinya tiga hari yang lalu. Dikatakan, entah berasal dari kepercayaan atau tidak, sebelum ada tangkis laut itu di atasnya sering ada sinar, tapi kemudian hilang begitu saja.

”Sesepuh-sesepuh Pelabuhan dulu menyebutnya Takat Emas, dekat bibir pantai banyak Buju’ (Mdr, tempat dikeramatkan),” katanya.

Dua kejadian tersebut ada yang mengatakan bahwa telah terjadi pergeseran bumi sehingga yang awalnya terendam air laut, maka muncul kepermukaan laut. Ada juga yang megtakan bahwa kejadian tersebut merupakan kekuasaan Tuhan yang telah ditunjukkan kepada hambaNya. Selain itu ada juga anggapan bahwa disekitar daratan pinggir laut tersebut ada kuburan wali yang ingin dilindungi dari hempasan gelombang laut. Sungguh banyak persepsi. Entah yang mana yang benar. Ini butuh penelitian lebih lanjut.

Jembatan Ajaib dalam video:

http://www.youtube.com/watch?v=FH8boUEhxRw

http://www.youtube.com/watch?v=q3yXxh4RtxA

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Cermin Hitam di Taman Nasional Sebangau …

Pratiwi Cristin Har... | | 23 October 2014 | 12:06

Pintarnya Mahasiswa Beralasan …

Giri Lumakto | | 23 October 2014 | 13:57

[YOGYAKARTA] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:06

Lee Chong Wei Positif Doping, Pelajaran …

Arnold Adoe | | 23 October 2014 | 18:40

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Kaesang: Anak Presiden Juga Blogger …

Listhia H Rahman | 9 jam lalu

Seekor Babi Mati Bunuh Diri, Karena Setia …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu

Si Teteh Akhirnya Menjadi Kompasianer …

Tubagus Encep | 10 jam lalu

Akankah Pemkot Solo Berani Menyatakan Tidak …

Agus Maryono | 11 jam lalu

Jokowi-JK Tak Kompak, Langkah Buruk bagi …

Erwin Alwazir | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Selusur Goa, Mengingat Kembali Stalaktit dan …

Mentari_elart | 9 jam lalu

Jokowi Ngetest DPR …

Herry B Sancoko | 9 jam lalu

Penderita Lumpuh Layu Itu Hidupi Dua Kakak …

Asep Rizal | 9 jam lalu

Jalasveva Jayamahe, Mengembalikan Kejayaan …

Topik Irawan | 9 jam lalu

Buah Strawberry untuk Kesehatan Jantung …

Puri Areta | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: