Back to Kompasiana
Artikel

Unik

Edi Abdullah

RIWAYAT PEKERJAAN. 1. DOSEN PADA UNIVERSITAS INDONESIA TIMUR TAHUN 2008-2011. 2.DOSEN PADA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR. selengkapnya

Tradisi Ciuman Bibir (Omed-omedan) Pemuda-pemudi

OPINI | 14 March 2013 | 14:59 Dibaca: 2308   Komentar: 0   0

sumber fota;www.mydomisili.com

sehari setelah merayakan nyepi di bali, untuk melepas kebahagian para pemuda -pemudi dibali melakukan tradisi ome-omedan yaitu suatu tradisi cium-ciuman antara pemuda -pemudi di bali dan kemudian didiram air untuk melepaskan ciuman tersebut, dan uniknya kegiatan ini sangat digemari kaum muda sebagai bukti setiap kegiatan omed omedan ini selalu dibanjiri peserta.

menurut walokota bali ida bagus ray darma wijaya mantra, tradisi omed-omedan ini sudah menjadi ikon duniadan sebagai tujuan parawisata dan tradisi ini merupakan adat dan budaya yang sangat mendukung  atraksi wisata di bali.

tradisi ome-omedan ini memang cukup menarik dan mendapatkan perhatian didunia dan sudah dikenal dimana-mana dan kebanyakan turis yg datang dari luar negeri sangat terpukau akan tradisi ini dan menarik perhatian mereka. inilah gambaran betapa bangsa indonesia ini kaya akan ragam budaya yg sangat tinggi nilainya.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Catat, Bawaslu Tidak Pernah Merekomendasikan …

Revaputra Sugito | | 23 July 2014 | 08:29

Kado Hari Anak; Berburu Mainan Tradisional …

Arif L Hakim | | 23 July 2014 | 08:50

Jejak Digital, Perlukah Mewariskannya? …

Cucum Suminar | | 23 July 2014 | 10:58

Apakah Rumah Tangga Anda dalam Ancaman? …

Agustinus Sipayung | | 23 July 2014 | 01:10

Punya Pengalaman Kredit Mobil? Bagikan di …

Kompasiana | | 12 June 2014 | 14:56


TRENDING ARTICLES

Film: Dawn of The Planet of The Apes …

Umm Mariam | 5 jam lalu

Seberapa Penting Anu Ahmad Dhani buat Anda? …

Robert O. Aruan | 5 jam lalu

Sampai 90 Hari Kedepan Belum Ada Presiden RI …

Thamrin Dahlan | 8 jam lalu

Membaca Efek Keputusan Prabowo …

Zulfikar Akbar | 8 jam lalu

Prabowo Lebih Mampu Atasi Kemacetan Jakarta …

Mercy | 18 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: