Back to Kompasiana
Artikel

Unik

Kandar Tjakrawerdaja

Anggota Koplak Yo Band nomor urut 15. Walaupun orangnya pemalu tapi jarang loh tidak mempermalukan selengkapnya

Heboh Almarhumah Mbah Sukanah Mendatangi Perekaman e-KTP

REP | 06 April 2013 | 17:33 Dibaca: 1963   Komentar: 0   7

1365218998840546767

sumber gambar: myourcare.blogspot.com

Seorang wanita tua berkerudung, yang tangannya terasa dingin waktu dipegang oleh Kholiq (petugas e-KTP Kecamatan Kaliori), datang membawa selembar surat undangan perekaman data atas nama Sukanah. Sosok tersebut diam saja ketika Kholiq bertanya, “Kok tanganmu anyep (dingin), Mbah?”

Maka gemparlah masyarakat Rembang ketika mengetahui bahwa e-KTP yang telah tercetak atas nama Sukanah ternyata diterbitkan untuk seseorang yang telah meninggal dunia enam tahun yang lalu!

Mengutip artikel yang ditayangkan oleh situs Radio Rembang Bangkit 98.4FM di www.radior2b.com, diberitakan bahwa Sekretaris Daerah Rembang telah mengeluarkan siaran pers tentang pembentukan tim oleh Pemerintah Kabupaten Rembang untuk menyelidiki penyebab terbitnya sehelai e-KTP misterius itu. Kasus ini terhitung sangat langka, karena kekeliruan biasanya terjadi pada nama atau alamat.

Cerita mengebohkan ini bermula dari pemanggilan warga Banyudono, desa di mana Mbah Sukanah tinggal sewaktu masih hidup, untuk melakukan perekaman data di Kecamatan Kaliori. Jatah waktu pelaksanaannya adalah dari tanggal 22 sampai dengan 25 Juni 2012.

Namun pada tanggal 14 Juli 2012, seorang nenek yang membawa surat undangan atas nama Sukanah, ikut datang mengantri walaupun hari itu adalah jadwal perekaman data penduduk Desa Sambiyan. Pihak kecamatan tetap memproses perekaman data Mbah Sukanah dan merasa tidak salah dalam menjalankan prosedur. Dari data komputer tampak sangat jelas nama Sukanah terselip di antara deretan nama-nama warga Desa Sambiyan.

Untuk memecahkan misteri ini, pihak terkait telah mengusulkan untuk membuka hasil perekaman sidik jari dan retina Mbah Sukanah, namun terkendala izin dan bantuan teknis dari Kementerian Dalam Negeri.


Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kompasiana Nangkring bareng Pertamina …

Santo Rachmawan | | 01 September 2014 | 13:07

Inilah Buah Cinta yang Sebenarnya …

Anugerah Oetsman | | 01 September 2014 | 17:08

Catatan Pendahuluan atas Film The Look of …

Severus Trianto | | 01 September 2014 | 16:38

Mengulik Jembatan Cinta Pulau Tidung …

Dhanang Dhave | | 01 September 2014 | 16:15

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

Dilarang Parkir Kecuali Petugas …

Teberatu | 7 jam lalu

Ini Kata Rieke Dyah Pitaloka …

Uci Junaedi | 7 jam lalu

Ahok Dukung, Pasti Menang …

Pakfigo Saja | 10 jam lalu

BBM Bersubsidi, Menyakiti Rakyat, Jujurkah …

Yunas Windra | 11 jam lalu

Rekayasa Acara Televisi, Demi Apa? …

Agung Han | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Pemenang Putri Indonesia di Belanda Bangga …

Bari Muchtar | 8 jam lalu

Penanggulangan Permasalahan Papua Lewat …

Evha Uaga | 8 jam lalu

Antara Aku, Kamu, dan High Heels …

Joshua Krisnawan | 8 jam lalu

Rakyat Dukung Pemerintah Baru Ambil Jalan …

Abdul Muis Syam | 8 jam lalu

Masa Orientasi, Masa Di-bully; Inikah Wajah …

Utari Eka Bhandiani | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: