Back to Kompasiana
Artikel

Unik

Masykur A. Baddal

.:: Berbagi untuk kemajuan bersama, demi kemajuan bangsa ::. ….Pernah bermukim di negeri kinanah/Mesir +/- 30 selengkapnya

Omar Burkan, Pria Ganteng dari UAE yang Kena Deportasi

REP | 25 April 2013 | 16:00 Dibaca: 5643   Komentar: 21   5

1366880028544630546

Omar Burkan Al Galaa, Pria ganteng asal UAE yang dideportasi oleh Polisi Syariah Saudi Arabia. (foto: jezebel.com)

By. Masykur A. Baddal – Masih ingat kasus unik di acara Jenadrivah Haritage Cultural Festival Riyadh beberapa minggu yang lalu? Berujung dengan dideportasikannya beberapa punggawa budaya dari stand negara UAE. Karena polisi syariah di Arab Saudi menganggap mereka itu terlalu ganteng untuk berkeliaran di wilayah Kerajaan Arab Saudi.

Peristiwa unik dan pertama terjadi di dunia itu, ternyata menjadi perhatian khusus hampir sebagaian besar pekerja media internasional. Mereka penasaran, kriteria apa yang ditetapkan oleh polisi syariah Saudi Arabia dalam menetapkan ganteng atau tidaknya seorang pria.

Padahal, kedatangan delegasi budaya UAE adalah atas undangan resmi dari Kerajaan Arab Saudi, untuk membawa tim budaya unggulan dari negeri emir tersebut. Pastilah, semua anggota promosi budaya UAE yang didominasi oleh kaum pria itu, diambil dari berbagai latar belakang yang ada hubungannya dengan budaya serta seni.

Omar Burkan AL Galaa, adalah di antara pemuda ganteng yang terkena deportasi. Kesehariannya, Omar adalah seorang aktor, photografer, penyanyi dan pegiat seni di negara UAE. Sebagai negara yang sudah agak terbuka, UAE memberikan kebebasan kepada rakyatnya dalam berkreasi. Selama masih dalam batas-batas kewajaran dalam kacamata Islam.

Berbeda dengan Arab Saudi, negara kerajaan itu masih sangat kuat mengekang kebebasan rakyatnya dengan alasan syariat, baik untuk kalangan kaum wanita maupun pria. Beberapa alasan polisi syariah yang berhasil dikutip oleh jezebel.com berkenaan dengan pendeportasian tersebut. Para wali keluarga di Saudi Arabia, belum siap untuk membendung luapan emosional anak-anak gadisnya, saat melihat langsung wajah mulus nan tampan yang ada di stand UAE, yang mungkin selama ini hanya dapat mereka saksikan lewat televisi saja. Apalagi di stand UAE, juga ikut menampilkan seorang penyanyi wanita cantik yang tidak terjadwal sebelumnya, sehingga semakin membuat kehebohan pada para pemuda Saudi yang hadir di sana. Selanjutnya, demi mencegah petaka yang lebih besar, polisi syariah Saudi pun langsung bertindak dengan aksi deportasi.

Bagi seorang Omar Burkan, peristiwa naas tersebut tidak menjadi masalah berarti bagi dirinya. Sebagai pekerja seni ia sudah siap dengan berbagai keadaan. Apalagi dengan suasana yang ada di Saudi Arabia sana, ia sudah sangat maklum dengan kondisi masyarakatnya di sana.

Salam.

Tags: freez

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Catat, Bawaslu Tidak Pernah Merekomendasikan …

Revaputra Sugito | | 23 July 2014 | 08:29

Kado Hari Anak; Berburu Mainan Tradisional …

Arif L Hakim | | 23 July 2014 | 08:50

Jejak Digital, Perlukah Mewariskannya? …

Cucum Suminar | | 23 July 2014 | 10:58

Apakah Rumah Tangga Anda dalam Ancaman? …

Agustinus Sipayung | | 23 July 2014 | 01:10

Punya Pengalaman Kredit Mobil? Bagikan di …

Kompasiana | | 12 June 2014 | 14:56


TRENDING ARTICLES

Film: Dawn of The Planet of The Apes …

Umm Mariam | 5 jam lalu

Seberapa Penting Anu Ahmad Dhani buat Anda? …

Robert O. Aruan | 5 jam lalu

Sampai 90 Hari Kedepan Belum Ada Presiden RI …

Thamrin Dahlan | 8 jam lalu

Membaca Efek Keputusan Prabowo …

Zulfikar Akbar | 8 jam lalu

Prabowo Lebih Mampu Atasi Kemacetan Jakarta …

Mercy | 18 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: