Back to Kompasiana
Artikel

Unik

Masykur A. Baddal

.:: Berbagi untuk kemajuan bersama, demi kemajuan bangsa ::. ….Pernah bermukim di negeri kinanah/Mesir +/- 30 selengkapnya

Omar Burkan, Pria Ganteng dari UAE yang Kena Deportasi

REP | 25 April 2013 | 16:00 Dibaca: 5678   Komentar: 21   5

1366880028544630546

Omar Burkan Al Galaa, Pria ganteng asal UAE yang dideportasi oleh Polisi Syariah Saudi Arabia. (foto: jezebel.com)

By. Masykur A. Baddal – Masih ingat kasus unik di acara Jenadrivah Haritage Cultural Festival Riyadh beberapa minggu yang lalu? Berujung dengan dideportasikannya beberapa punggawa budaya dari stand negara UAE. Karena polisi syariah di Arab Saudi menganggap mereka itu terlalu ganteng untuk berkeliaran di wilayah Kerajaan Arab Saudi.

Peristiwa unik dan pertama terjadi di dunia itu, ternyata menjadi perhatian khusus hampir sebagaian besar pekerja media internasional. Mereka penasaran, kriteria apa yang ditetapkan oleh polisi syariah Saudi Arabia dalam menetapkan ganteng atau tidaknya seorang pria.

Padahal, kedatangan delegasi budaya UAE adalah atas undangan resmi dari Kerajaan Arab Saudi, untuk membawa tim budaya unggulan dari negeri emir tersebut. Pastilah, semua anggota promosi budaya UAE yang didominasi oleh kaum pria itu, diambil dari berbagai latar belakang yang ada hubungannya dengan budaya serta seni.

Omar Burkan AL Galaa, adalah di antara pemuda ganteng yang terkena deportasi. Kesehariannya, Omar adalah seorang aktor, photografer, penyanyi dan pegiat seni di negara UAE. Sebagai negara yang sudah agak terbuka, UAE memberikan kebebasan kepada rakyatnya dalam berkreasi. Selama masih dalam batas-batas kewajaran dalam kacamata Islam.

Berbeda dengan Arab Saudi, negara kerajaan itu masih sangat kuat mengekang kebebasan rakyatnya dengan alasan syariat, baik untuk kalangan kaum wanita maupun pria. Beberapa alasan polisi syariah yang berhasil dikutip oleh jezebel.com berkenaan dengan pendeportasian tersebut. Para wali keluarga di Saudi Arabia, belum siap untuk membendung luapan emosional anak-anak gadisnya, saat melihat langsung wajah mulus nan tampan yang ada di stand UAE, yang mungkin selama ini hanya dapat mereka saksikan lewat televisi saja. Apalagi di stand UAE, juga ikut menampilkan seorang penyanyi wanita cantik yang tidak terjadwal sebelumnya, sehingga semakin membuat kehebohan pada para pemuda Saudi yang hadir di sana. Selanjutnya, demi mencegah petaka yang lebih besar, polisi syariah Saudi pun langsung bertindak dengan aksi deportasi.

Bagi seorang Omar Burkan, peristiwa naas tersebut tidak menjadi masalah berarti bagi dirinya. Sebagai pekerja seni ia sudah siap dengan berbagai keadaan. Apalagi dengan suasana yang ada di Saudi Arabia sana, ia sudah sangat maklum dengan kondisi masyarakatnya di sana.

Salam.

Tags: freez

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Cara Cermat Buang Sampah, yang Mungkin Dapat …

Tjiptadinata Effend... | | 21 October 2014 | 21:18

Rupiah Tiada Cacat …

Loved | | 17 October 2014 | 17:37

Ayo, Tunjukkan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24

Ekspektasi Rakyat terhadap Jokowi …

Fitri.y Yeye | | 21 October 2014 | 10:25

Apakah Kamu Pelari? Ceritakan di Sini! …

Kompasiana | | 25 September 2014 | 11:05


TRENDING ARTICLES

Pak Prabowo, Sikap Anda Merusak Isi Kepala …

Eddy Mesakh | 10 jam lalu

Jamberoo itu Beda Total dengan Jambore …

Roselina Tjiptadina... | 11 jam lalu

Anda Tidak Percaya Alien, Maka Anda Sombong …

Zulkifli Taher | 11 jam lalu

Anfield Crowd, Faktor X Liverpool Meredam …

Achmad Suwefi | 13 jam lalu

Ajari Anak Terampil Tangan dengan Bahan Alam …

Gaganawati | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

That is How You Kill Me …

Ryu Kiseki | 9 jam lalu

Tiga Hal yang Ingin Saya Lakukan di …

Hendra Wardhana | 9 jam lalu

Dari Body Mulus, Sampai Bibir Sexy …

Seneng | 10 jam lalu

[Cerminsiana] Candra Buana …

Fadli Hermawan | 11 jam lalu

SBY (Mungkin) Adalah Tipe Orang yang …

De Baron Martha | 11 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: