Back to Kompasiana
Artikel

Unik

Syaifud Adidharta

Hidup Ini Hanya Satu Kali. Bisakah Kita Hidup Berbuat Indah Untuk Semua ?

Omar Borkan Al Gala, Menjadi Korban Ketampanannya Sendiri

REP | 28 April 2013 | 13:56 Dibaca: 22185   Komentar: 2   1

1367131948576724830

Dianugerahi wajah ganteng tak selalu menyenangkan. Bisa-bisa malah dilarang masuk Saudi Arabia, seperti yang dialami pria bernama Omar Borkan Al Gala. (photo : Elaph.com)

Kabar menggemparkan dunia saat ini. Kisah ketampanan Yusuf AS kembali terulang di abad 21 ini. Kali ini ketampanan Yusuf AS sepertinya terinkranasi ke seorang pria asal Uni Emirat Arab (UEA),  Omar Borkan Al Gala.

Di zaman Yusuf AS, Yusuf harus mengalami tahanan atas hukuman yang diterimanya dari penguasa Mesir saat itu. Yusuf AS di dakwa atas kesalahannya memiliki wajah yang tampan dan rupawan, sehingga membuat banyak kaum wanita menyukainya jatuh hati kepadanya, selain itu ketampanannya juga banyak membuat iri hati para kaum pria, termasuk sang raja Mesir.

Yusuf di dalam Al-Qur’an dikatakan sebagai pria tertampan di dunia. Pernyataan ini digambarkan ketika Yusuf tumbuh remaja, istri tuannya yang bernama Zulaikha menggodanya karena tidak bisa menahan daya tarik ketampanannya dan setiap wanita yang melihatnya pasti terkesima, namun Yusuf menolaknya (Yusuf [12]:23). Sehingga ia mengancam Yusuf akan dipenjarakan, jika tidak mengikuti perintahnya (Yusuf [12]:32). Namun, Yusuf tetap teguh dan ia akhirnya dipenjarakan (Yusuf [12]:33). Yusuf dipenjarakan bersama dua orang tahanan. (sumber : wikipedia.org)

Kali ini nasib  Omar Borkan Al Gala bakal sama seperti sepenggal kisah Yusuf AS diatas.  Omar Borkan Al Gala bakal masuk penjara tahanan kerajaan Saudi Arabia dengan tuduhan memiliki wajah yang sangat tampan.

Omar Borkan Al Gala adalah seorang aktor asal Uni Emirat Arab (UEA) ini diusir dari Saudi Arabia minggu lalu saat menghadiri Janadriyah Heritage and Culture Festival di Riyadh. Omar Borkan Al Gala, beserta delegasi lainnya, sedang mempromosikan pariwisata UEA di festival tersebut saat rombongan polisi syariah menyerbu ruangan dan membawa mereka keluar dengan alasan: “Omar Borkan Al Gala terlalu tampan”

Kabar yang berkembang saat ini menurut surat kabar berbahasa Arab Elaph, pihak berwajib khawatir Omar Borkan Al Gal,  pria tampan tersebut akan membuat jatuh hati para wanita yang hadir di festival tersebut. Namun di laporan resmi dari UEA, disebutkan bahwa pengusiran Omar Borkan Al Gala tampan ini berhubungan dengan kemarahan polisi  Saudi Arabia dan sang raja Saudi Arabia, karena di hari sebelumnya UEA mendatangkan satu aktris mereka yang dikenal seksi ke festival tersebut tanpa memberi tahu pihak berwajib, membuat kehebohan di kalangan pria-pria Arab Saudi.

Lalu bagaimana nasib pria-pria lainnya  yang juga masuk didalam delegasi Omar Borkan Al Gala, sementara itu selain Omar Borkan Al Gala, kedua pria lainnya juga cukup tampan wajahnya, ketiganya termasuk Omar Borkan Al Gala  dianggap terlalu tampan.

Tak lama setelah diamankan petugas, Omar Borkan al Gala dan dua orang lainnya langsung dideportasi dan diterbangkan kembali ke Abu Dhabi, UEA. Dan mungkin mereka tak akan mau kembali lagi ke Saudi Arabia kecuali jika mereka mau memakai topeng.

*.* dilansir dari berbagai sumber (dbs)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Santri dan Pemuda Gereja Produksi Film …

Purnawan Kristanto | | 22 October 2014 | 23:35

Kontroversi Pertama Presiden Jokowi dan …

Zulfikar Akbar | | 23 October 2014 | 02:00

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Lilin Kompasiana …

Rahab Ganendra | | 22 October 2014 | 20:31

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 2 jam lalu

Jokowi, Dengarkan Nasehat Fahri Hamzah! …

Adi Supriadi | 8 jam lalu

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 12 jam lalu

Antrian di Serobot, Piye Perasaanmu Jal? …

Goezfadli | 12 jam lalu

Mengapa Saya Berkolaborasi Puisi …

Dinda Pertiwi | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

UU di Jadikan Pajangan …

Nurma Syaidah | 7 jam lalu

Tetap Semangat Saat Melakukan Perjalanan …

Vikram - | 7 jam lalu

Cas, Cis, Cus Inggris-Ria, Pedagang Asong di …

Imam Muhayat | 7 jam lalu

Libatkan KPK Strategi Jokowi Tolak Titipan …

Ninoy N Karundeng | 7 jam lalu

Aku dan Siswaku …

Triniel Hapsari | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: