Back to Kompasiana
Artikel

Unik

Asri Salam

Ketika Kebodohan yg akan terus di pelihara hanya mereka yang mau Makan,, Alumni Gombara 94-2000 www.acchijie.blogspot.com +6285 210 selengkapnya

Jangan Foto Copy e-KTP

REP | 07 May 2013 | 09:21 Dibaca: 3531   Komentar: 39   17

Pagi ini di waktu aktifitasku yang lengang, mencoba mengisi waktu dengan menjelajahi dunia maya tiba-tiba saya mendapat berita yang menarik menurutku dan berupa berita yang sangat informatif untuk disampaikan kepada khalayak pada umumnya.

Kementerian Dalam Negeri menginstruksikan melalui Menterinya Gamawan Fauzi kepada masyarakat yang sudah mempunyai e-KTP untuk tidak merusak KTPnya itu dengan cara Laminating press, Stapler, hingga fotocopy berulang-ulang karena bisa membuat fisik KTP bisa rusak atau cacat.

Karena e-KTP saat ini tidak seperti KTP yang modal lama yang hanya data yang tetulis biasa saja, KTP saat ini yang model baru merupakan electronik card yang didalamnya ada chip yang menyimpan data-data standar sipemilik kartu seperti data sidik jari, tanda tangan, hingga scanner retina mata, dll.

Dan bila fisik KTP rusak kemungkinan besar chip yang ada didalam bisa rusak dan tak terbaca lagi di database, dan bahkan bila terlalu sering di fotocopy maka ada kemungkinan besar chip yang ada didalamnya bisa cacat.

Untuk mengantisipasi akan hal ini Kementrian Dalam Negeri telah mengeluarkan surat edaran kepada institusi pemerintahan, Kepolisian, Perbankan, Badan-Badan Usaha, dll yang selalu mempunyai hubungan dan persyaratan akan KTP masyarakat umum untuk tidak mengfotocopy KTP masyarakat karena bisa merugikan masyarakat, dan oleh karena itu semua pihak dan instutusi hanya diperkenankan untuk mencatat nomor NIK dan bila perlu untuk menyediakan semacam Card Reader untuk pengganti Fotocopyan.

Dan masyarakat yang KTPnya sudah terlanjur rusak karena diperlakukan seperti hal-hal seperti yang telah diuraikan diatas maka bisa melakukan penggantian KTP dikelurahan setempat dan tidak dipungut biaya alias gratis kata Pak Menteri..

********

Saya sendiri yang baru tahu informasi ini bahkan belum tahu apakah e-KTP masih baik atau sudah rusak karena pihak Bank terlalu sering mengfotocopy KTP saya bila melakukan transaksi di perbankan, begitupula dikantor lainnya, Semoga Informasi ini membawa manfaat..

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mempertanyakan Sinkronisasi Token BCA …

Fidelis Harefa | | 05 March 2015 | 23:38

Begalnomics: Kenapa Begal Tetap Ada Meski …

Yoga Ps | | 05 March 2015 | 16:36

Kompasiana dan Kompas Kampus Sambangi 6 …

Kompasiana | | 06 March 2015 | 08:32

Cara Mudah Download Video dari Youtube Tanpa …

Gunawan | | 05 March 2015 | 15:56

Kalajengking dan Wanita Berbisa …

Pical Gadi | | 05 March 2015 | 22:07


TRENDING ARTICLES

Lulung The Godfather …

Bayu Ertanto | 2 jam lalu

Ahok Budayawan Calon Pemimpin Bangsa …

Abang Rahino | 3 jam lalu

Aksi Bungkam Buwas Ketika Begal Merajalela …

Axtea 99 | 7 jam lalu

Jokowi Mengubah Mitos Lama, Setuju? …

Pratiwi Cristin Har... | 8 jam lalu

Kisruh APBD DKI Jakarta Gegara Siluman …

Syukri Muhammad Syu... | 10 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: