Back to Kompasiana
Artikel

Unik

M. Khoiri

Mahasiswa di rantau

Gerhana Matahari Besok Tanggal 10 Mei 2013 Paling Jelas Terlihat dari Kota Merauke

HL | 08 May 2013 | 01:53 Dibaca: 8436   Komentar: 5   2

Saya kira sudah banyak yang tahu bahwa tanggal 10 Mei 2012 besok akan terjadi Gerhana Matahari Cincin. Dari Indonesia, ternyata tempat yang paling oke untuk menikmati gerhana tersebut adalah dari Kota Merauke. Matahari akan nampak paling redup se-Indonesia dan akan nampak seperti “Bulan sabit” dari kota Merauke.

Sedikit teori dulu, :))… sebagaimana pelajaran SD dahulu, Gerhana Matahari cincin terjadi karena sinar Matahari tertutupi sebagian oleh Bulan tepat dibagian tengahnya ketika Bumi-Bulan-Matahari segaris. Mengapa tidak tertutup semuanya?, karena pada masa tertentu jarak antara Bulan dengan Bumi agak menjauh, maka pada saat itu piringan Bulan seolah-olah sedikit mengecil. Kombinasi dari jarak Bumi-Bulan-Matahari, alhasil, piringan Bulan menjadi terlihat lebih kecil dari piringan Matahari. Dan ketika Bumi-Bulan-Matahari segaris, maka terjadilah Gerhana Matahari cincin.

Namun tunggu dulu, lintasan gerhana ini sebenarnya tidak akan melewati Indonesia (Gambar 1). Maka, Gerhana tersebut hanya akan tampak sebagai Gerhana Matahari sebagian (gerhana parsial, bukan gerhana cincin) bila dilihat dari Indonesia. Gerhana Matahari parsial tersebut akan mulai terlihat saat Matahari terbit dari sebagian kota di Indonesia.

Saat baru terbit, dan Matahari masih kemerahan (tidak menyilaukan), gerhana aman dilihat dengan mata telanjang. Bila Matahari sudah meninggi (menyilaukan) seiring dengan proses berjalannya gerhana, maka harus menggunakan alat bantu kaca gelap agar tidak merusak mata. Matahari dan Bulan sama2 terbit dari Timur dan bergerak ke Barat. Dalam gerak semu tiap hari tersebut, Matahari sedikit lebih cepat dari pada Bulan. Jadi dalam hal gerhana ini seolah-olah Matahari menyalip Bulan. Pada awal gerhana, Bulan berada diatas Matahari dan pada akhir gerhana, Bulan berada dibawah Matahari.

13679518931334882230

Gambar 1. Lintasan Gerhana Matatahari 10 Mei 2013

Untuk persiapan melihat gerhana, potret2, atau melaksanakan ibadah sholat gerhana bagi ummat muslim (sunnah), maka berikut ini saya rangkumkan perkiraan penampakan Gerhana pada saat puncak gerhana yang terlihat dari beberapa kota di Indonesia (Gambar 2). Waktu yang tercantum tersebut adalah saat puncak gerhana masing2 kota tersebut. Jadi sebenarnya Gerhana telah dimulai sekitar 30 s/d 60 menit sebelumnya (tergantung lokasi kotanya). Jadi Agar tidak kelewatan, waktu 30-60 menit tersebut perlu dipertimbangkan untuk persiapan.

Khusus untuk Kota Padang, Jakarta, Yogyakarta dan sekitarnya, puncak gerhana tidak akan bisa dilihat, hanya saat2 terakhirnya saja.  Itu karena puncaknya telah terjadi sebelum Matahari terbit dikota2 itu. Untuk kota Padang dan sekitarnya, praktis secara kasat mata tidak akan menyadari adanya gerhana (seperti hari2 biasa), karena bulan hanya nyenggol sedikit dan cuma sebentar…:). Lain halnya dengan kota Merauke, dibanding wilayah Indonesia yang lain, di kota tersebut Matahari akan nampak paling redup karena Matahari tertutup relatif banyak, dan sang Mentari akan terlihat seperti ‘Bulan sabit’. Pada dasarnya, semakin ke arah tenggara matahari akan tertutup semakin banyak, karena semakin mendekati lintasan gerhana.

1367951946613264005

Gambar 2. Perkiraan kenampakan Gerhana dari berbagai kota

Untuk para Photograper di Indonesia, ini adalah kesempatan emas dan langka untuk bisa mengabadikan gambar Gerhana yang luar biasa. Mengapa?, karena Gerhana akan terjadi saat Matahari terbit, itu artinya gambar gerhana bisa dikombinasikan dengan obyek siluet lain yang berada di horizon muka Bumi. Untuk itu sang Photographer harus tahu betul dari arah mana Matahari akan terbit. Banyak software bantu untuk itu, namun cara yang paling mudah adalah amati arah Matahari terbit 2 hari sebelumnya (mulai besok.. hehehe..). Kalau perlu latihan motret Matahari di lokasi idaman selama 2 hari kedepan, sekaligus mencari setelan kamera dan lensa tele yang pas mantab. Karena momen motret terbaik sesungguhnya hanya beberapa detik sekitar saat Matahari terbit. Sayang sekali penulis saat ini tidak berada di Indonesia, jadi hanya bisa menunggu hasil terbaik dari para Photographer dan hobbier astronomi Indonesia.

Sebagai tambahan berikut adalah potret Gerhana Cincin tanggal 21 Mei tahun 2012yang  lalu, dijepret dari Taipei, Taiwan. Saat itu gerhana terjadi ketika Matahari sudah meninggi, kira2 jam 9 pagi. Link: http://www.flickr.com/photos/m_khoiri/8159331218/

Salam dari Taipei, Selamat mencoba !.

Moh Khoiri

Sumber2 :

http://data.bmkg.go.id/share/Dokumen/gmc_9_10_mei_2013.pdf

http://kafeastronomi.com/gerhana-matahari-cincin.html

http://tdjamaluddin.wordpress.com/2013/05/07/gambaran-gerhana-matahari-10-mei-2013/

http://eclipse.gsfc.nasa.gov/eclipse.html

http://www.heywhatsthat.com/eclipses.html

http://www.stellarium.org/

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

9 Mei 2014, Sri Mulyani Come Back …

Juragan Minyak | | 25 April 2014 | 10:12

Senayan Berduka: Wajah Baru Caleg Misterius …

Saefudin Sae | | 25 April 2014 | 08:37

Kesuksesan Kerabat Kepala Daerah di Sulawesi …

Edi Abdullah | | 25 April 2014 | 10:02

Ahmad Dhani: Saya Dijanjikan Kursi Menteri …

Anjo Hadi | | 24 April 2014 | 23:45

Mengenal Infrastruktur PU Lewat Perpustakaan …

Kompasiana | | 21 April 2014 | 15:12


Subscribe and Follow Kompasiana: