Back to Kompasiana
Artikel

Unik

Herumawan P A

Asli wong Yogya. Pernah menjadi mahasiswa UIN Sunan Kalijaga. Menyukai olahraga sepakbola, sedang belajar menjadi selengkapnya

Halte Portable Trans Jogja

REP | 29 June 2013 | 18:07 Dibaca: 323   Komentar: 6   2

“Halte Portable Perpusda Badran, siapa mau turun?” Begitu kata pramugara trans Jogja ketika mendekati halte portable yang terletak di dekat Perpusda Badran (Jalan Tentara Pelajar), Jogja. Disebut halte portable karena bentuknya kecil dan bisa dipindah-pindah. Selain itu, juga tidak ada penjaga halte dan mesin tiketnya.

137250138739254382

Halte portable memang unik. Begitu penumpang turun dari dalam trans Jogja tidak perlu merasa khawatir berrdesak-desakan di dalam halte seperti pada umumnya. Penumpang bisa langsung keluar dari halte portable dengan melewati tangga sisi kanan atau kirinya. Karena halte portable ini bentuknya kecil. Tidak memuat orang yang akan naik trans Jogja.

Lalu bagaimanakah kalau ada penumpang yang ingin naik dari halte portable ini? Sebetulnya bisa karena ada alat men-tap tiket penumpang di dalam trans Jogja. Penumpang hanya tinggal meletakkan tiket terusan ke alatnya. Tapi sepanjang saya berpergian menggunakan trans Jogja belum pernah melihat ada orang yang naik dari halte portable ini. Dan sejauh saya lihat dan amati, halte portable ini sepertinya hanya diperuntukkan bagi penumpang yang turun saja.

1372502632558778621

13725026991753799521

Walaupun sangat membantu warga yang ingin turun lebih dekat dengan tujuannya, Halte portable ini hanya tersedia di beberapa tempat saja. Seperti Jalan Bhayangkara, Jalan Magelang, Jalan Tentara Pelajar, Blok O Janti, Jalan Ngeksigondo, Jalan Menteri Supeno. Memang sangat disayangkan. Tampaknya halte portable perlu ditambah lagi terutama di tempat-tempat yang berdekatan dengan fasilitas umum.

Salam Kompasiana.

Tags: freez

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Wukuf di Arafah Puncak Ibadah Haji …

Aljohan | | 02 October 2014 | 15:27

2 Oktober, Mari Populerkan Hari …

Khairunisa Maslichu... | | 02 October 2014 | 15:38

Kopi Tambora Warisan Belanda …

Ahyar Rosyidi Ros | | 02 October 2014 | 14:18

Membuat Photo Story …

Rizqa Lahuddin | | 02 October 2014 | 13:28

[DAFTAR ONLINE] Nangkring bersama Bank …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:52


TRENDING ARTICLES

Ternyata, Anang Tidak Tahu Tugas dan Haknya …

Daniel H.t. | 2 jam lalu

“Saya Iptu Chandra Kurniawan, Anak Ibu …

Mba Adhe Retno Hudo... | 6 jam lalu

KMP: Lahirnya “Diktator …

Jimmy Haryanto | 7 jam lalu

Liverpool Dipecundangi Basel …

Mike Reyssent | 12 jam lalu

Merananya Fasilitas Bersama …

Agung Han | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Kenalkan Ini Batik Khas Bekasi …

Ahmad Syaikhu | 8 jam lalu

Pengembangan Migas Indonesia: Perlukah Peran …

Fahmi Idris | 8 jam lalu

Ka’bah dan Haji Itu Arafah …

Anthony Agustiawan | 8 jam lalu

Celana Dalam Anti Grepe-grepe …

Mawalu | 8 jam lalu

Bioskop Buaran Tinggal Kenangan …

Rolas Tri Ganda | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: