Back to Kompasiana
Artikel

Unik

Andika

hanya orang biasa, bukan siapa siapa juga

Munarman ( Kasus di TV One ) Dendam?

REP | 29 June 2013 | 09:48 Dibaca: 1341   Komentar: 4   1

Munarman  ( Kasus di TV One )  Dendam?

13724742651417705873

kompas.com

Pak serru dach tadi ada acara siram siraman di TV One, kata teman ke saya ketika saya bergabung ke teman teman yang tidak melakukan senam Jum’at pagi  di tempat kerja, kemarin

Maksudnya?

Ya barusan saja, ada acara siaran langsung di TV One, ketika acara berlangsung, kelihatannya kedua nara sumber tidak bisa tahan emosi, yang satu langsung berdiri dan di siramkan air minum yang ada di meja ke muka nara sumber yang orangnya lebih tua.

Haaaa….ya kah?

Ya pak benar, barusan saja, siarannya langsung di stop. Maka panjanglah cerita kami mendiskusikan yang tidak jelas itu, hahahahahahaaa, masuk ke  soal etika atau memang acara itu sengaja di set macam itu, atau ada yang mengatakan  lah itu mah suadah biasa atuh di teve ” awas ya gwa tuntut lu di pengadilan!” sambil berteriak…….hehe, mana buktinya setelah itu katanya, paling paling juga setelah acara itu selesai mereka peluk pelukan, maap maapan, kemudian ketawa ketawa terbahak bahak, “ya sudah nanti kita jumpa lagi ya lain waktu”.

Eh ternyata tidak ya?, saya baru tahu siapa orang yang jadi nara sumber itu, yang berantem dan melakukan siraman itu, setelah pulang kerja dan baca tulisan Tante Paku semalam di kompasiana juga. Saking penasarannya saya cari rekamannya di you tube minta bantuan ke mas google, eh mas google malah antar saya ke berita soal itu yang didalamnya ada video rekamannya…….oh, ternyata, begitu toh.……Keduanya orang yang menjadi nara sumber itu sudah sering saya lihat di banyak acara teve, terutama di ILC yang dipandu oleh Bung Karni Ilyas….yok opo seh, ” mungkin acara siraman itu akan lebih serru lagi kalau pas di acara ILC”………….hahahahahahaaaaaa, mossok langsung di bubarin acaranya?

Baru Selasa pagi kemarinnya, di tempat kerja saya, ada ribut ribut juga macam itu, teman saya yang satu mengatakan” kamu sepertinya dendan sekali ya”, saya kan cuma canda dan hanya bicara dengan kamu saja berdua walaupun kemudian ada sedikit orang lain, “kok yang disuruh  tugas luar ke kamu banyak banget”, ketika itu you cuma bilang manaaaa,…..manaaaa, cuma beberapa, sudah ,you engga protes, kenapa ketia ada boss menyapa saya pagi tadi, mengatakn ke saya “sibuk baru balek tugas luar”, you langsung teriak teriak mengatakan “ternyata sama sama, kamu kerjanya cuma ngeluh, eh tahunya sama sama”. Saya sudah minta you berulang kali jangan bicara seperti itu, tetapi you malah terus terus mengulang ulang kata yang sama, itu enggak etis tahu enggak, kalau you tidak terima candaan saya, you bilang dong, jangan cari muka tau!…serruu….hahahaha.

Orang yang di serang, balik, “apaaaaa…..mana saya bilang you ngeluh, saya kan cuma canda, saya baru tahu ternyata anda orangnya serius ya, ya sudah saya tidak mau lagi canda dengen anda”, tegasnya. maaf kalau begitu, tambahnya.

Apaaaa, “enggak ngaku kamu bilang saya kerjanya mengeluhhh”……itu persoalannya tau!

Masih ngeyel juga dia, teman satu itu, saya kan cuma canda ternyata anda orangnya serius ya………….

Dijawab lagi, yaaa.……hehe.

Setelah memperhatikan rekaman video, apa yang mereka bicarakan, gaya mereka bicara di TV One dan memperhatikan kasus teman itu, kok spertinya Munarman ada dendamnya ke Prof. Thamrin Amal Tamagola, yang adalah Guru Besar Universitas Indonesia itu, salah ya?

Selamat pagi, salam prihatin dari Jakarta

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Membuat KTP Baru, Bisa Jadi Dalam Sehari! …

Seneng | | 22 October 2014 | 10:00

Bola Lampu Pijar, 135 Tahun Penemuan yang …

Necholas David | | 22 October 2014 | 08:19

Nangkring “Special” bersama Bank …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:44

FFI, Hajat Insan Film yang Tersandera Tender …

Herman Wijaya | | 22 October 2014 | 14:35

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Calon Menteri yang Gagal Lolos …

Mafruhin | 7 jam lalu

3 Calon Menteri Jokowi Diduga Terlibat Kasus …

Rolas Jakson | 7 jam lalu

Suksesi Indonesia Bikin Iri Negeri Tetangga …

Solehuddin Dori | 7 jam lalu

Bocor, Surat Penolakan Calon Menteri …

Felix | 8 jam lalu

Fadli Zon dan Hak Prerogatif Presiden …

Phadli Hasyim Harah... | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Bukti Handphone Mahal itu Nggak Awet …

Ervipi | 8 jam lalu

V2 a.k.a Voynich Virus (part 30) …

Ando Ajo | 8 jam lalu

Indonesia Itu Pluralis Bukan Agamis …

Abdul Haris | 8 jam lalu

Rahasia Tulisan Jadi Headline …

Mauliah Mulkin | 8 jam lalu

Mengapa Jokowi Minta Pertimbangan KPK? …

Slamet Dunia Akhira... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: