Back to Kompasiana
Artikel

Unik

Analgin Ginting

Peduli, Memberi dan Berbagi.

Sisca yang Dibunuh Secara Sadis di Bandung Mengenal Pembunuhnya?

OPINI | 07 August 2013 | 19:10 Dibaca: 5519   Komentar: 29   7

Menyimak kata kata yang di postingkan di Akun facebook Franceisca Yofie, ada kesan dia mengenal siapa pembunuhnya. Namun kesimpulan ini bisa diterima dengan beberapa asumsi yang dikembangkan dari fakta fakta yang ada.

Fakta yang pertama bahwa tidak ada barang barangnya yang hilang, sehingga motif pembunuhan jauh dari motif perampokan. Kemungkinan besar motifnya adalah sakit hati, atau balas dendam atau penghilangan jejak.

Fakta yang kedua adalah pembunuhan dengan terlebih dahulu menjambak dan menyeret tubuhnya terjadi begitu cepat, dan waktunya sangat presisi. Saat Sisca Yofie ingin masuk ke rumah kost nya dia memarkir mobil nya di depan gerbang, dan ketika dirinya turun dari mobil dan ingin membuka gerbang, saat itulah dia ditarik, diseret dan akhirnya dibacok. Berarti sang pembunuh tahu jam berapa dia pulang ke rumah.

Fakta yang ketiga adalah akun facebook atas nama Franceisca Yofie, adalah benar aku facebook Sisca yang meninggal terbunuh.

Dari beberapa fakta ini sekarang coba kita kaitkan dengan kata kata yang ditulis di akun Facebook tersebut.

Kurang Ajar! Selagi hidupnyapun pernah mengusirmu dan tidak melihatmu!. Yang dimaksudkan disini adalah hidup Ibu nya Sisca yang pernah mengusir seseorang yang dipanggil kurang ajar.

Bahkan 2 minggu sebelum kepulangannya mencurahkan rasa sakit hatinya padamu dan berpesan untuk tidak didatangi makamnya oleh bangsat seperti kau. Seseorang yang dipanggil kurang ajar itu ternyata pernah menjadi tempat curhat Ibunya Sisca, namun dibagian akhir dikatakan tidak usah mendatangi makamnya. Lalu dituliskan lagi sebagai orang yang biadab.

Dari kata kata ini dapat disimpulkan bahwa ada seseorang yang sangat dibenci oleh Ibu Sisca dan Sisca sendiri. Seseorang yang dikenal oleh Sisca. Mungkin kah dia sang pembunuh itu? Ada kemungkinan jika melihat fakta no 1 diatas, dimana motif pembunuhannya bukanlah perampokan. Dan kalau itu benar maka  Sisca mengenal siapa yang membunuhnya dengan cara yang sangat sadis dan diluar perikemanusiaan itu.

Titik terang bisa didapat dengan mengetahui apa penyebab kematian Ibunya Sisca, dan siapa saja yang mengunjungi dia saat itu. Khususnya seseorang yang pernah menjadi tempat curhatnya. Menjadi tempat curhat biasanya juga bukan orang lain, namun orang yang sangat dikenal atau orang yang sangat dipercaya.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

[Wisata Purbalingga] Sepotong Kisah Lingga …

Kandar Tjakrawerdaj... | | 22 December 2014 | 16:24

Percuma Merayakan Hari Ibu! …

Wahyu Triasmara | | 22 December 2014 | 11:58

Tumbangnya Pohon Beringin Tanda Bencana …

Cariefs Womba | | 22 December 2014 | 20:33

Melatih Anak Jadi Kompasianer …

Muslihudin El Hasan... | | 22 December 2014 | 23:47

Ibu Renta Itu Terusir …

Muhammad Armand | | 22 December 2014 | 09:55


TRENDING ARTICLES

Penyelidikan Korupsi RSUD Kota Salatiga …

Bambang Setyawan | 4 jam lalu

Akankah Nama Mereka Pudar?? …

Nanda Pratama | 6 jam lalu

Kasih Ibu dalam Lensa …

Harja Saputra | 7 jam lalu

Hebatnya Ibu Jadul Saya …

Usi Saba Kota | 9 jam lalu

Gabung Kompasiana, Setahun Tulis 8 Buku …

Gaganawati | 9 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: