Back to Kompasiana
Artikel

Unik

Wijaya Kusumah

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta selengkapnya

Ada Apa di Pasar Wanaraja Garut?

REP | 12 August 2013 | 08:33 Dibaca: 463   Komentar: 0   1

Jumat, 9 Agustus 2013 saya berjalan-jalan pagi ke pasar Wanaraja Garut. Ramai sekali suasananya. Banyak orang berbelanja di pasar pagi ini. Saya melihat, kebanyakan yang berbelanja adalah kaum ibu. Walaupun saya melihat, banyak juga kaum bapak ada di pasar ini.

1376270782634608057

Pasar Wanaraja Garut (Dokumentasi Omjay)

Saya melihat pasar Wanaraja ini unik. Keunikannya dapat terlihat dari banyaknya makanan khas Asli Garut yang dijual di sini. Saya tak tahu persis apa nama makanannya. Anda tak bisa membelinya di tempat lain, kecuali di pasar wanaraja ini. Harga makanan yang relatif terjangkau membuat banyak orang membeli oleh-oleh khas Garut wanaraja di pasar wanaraja yang terkenal dengan kupat tahunya yang lezat.

Di pasar Wanaraja, saya menikmati kupat tahu yang lezat. Mau? Harganya murah loh cuma Rp. 6000,- (Enam Ribu Rupiah). Dengan uang segitu, perut anda yang lapar menjadi kenyang. Ditambah lagi teh hangatnya yang nikmat sekali menyentuh tenggorokan.

Hari ini, Senin 12 Agustus 2013 saya kembali lagi ke pasar ini. Usai sholat subuh saya berjalan-jalan pagi ke pasar wanaraja. Di pasar ini sudah banyak sekali orang berkumpul. Baik pembeli maupun pedagang sudah memadati pasar tradisional ini. Saya menikmati sarapan bubur (sabu-sabu) sambil melihat orang berlalu lalang. Dingin sekali udaranya dan perut terisi bubur yang hangat, alhamdulillah.

Sayapun lalu naik kuda delman untuk berkeliling kota Wanaraja yang indah.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Istiwak, Jam Kuno di Kota Solo …

Agoeng Widodo | | 23 September 2014 | 11:20

Perang Mulut di Talkshow TV (Mestinya) Cuma …

Arief Firhanusa | | 23 September 2014 | 11:04

Mempertanyakan Kebenaran Cerita Masril Koto …

Faizah Fauzan | | 19 September 2014 | 21:17

Buku Agama dan Kolonialisasi Bahasa …

Adian Saputra | | 23 September 2014 | 11:21

[Studio Attack] Mau Lihat Geisha Latihan …

Kompas Video | | 23 September 2014 | 11:00


TRENDING ARTICLES

Mendikbud Akhirnya Tegur Guru Matematika …

Erwin Alwazir | 5 jam lalu

Ini Kata Anak Saya Soal 4 x 6 dan 6 x 4 …

Jonatan Sara | 7 jam lalu

PR Matematika 20? Kemendiknas Harus …

Panjaitan Johanes | 9 jam lalu

Kesamaan Logika 4 X 6 dan 6 X 4 Profesor …

Ninoy N Karundeng | 9 jam lalu

Cara Gampang Bangun ”Ketegasan” …

Seneng Utami | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Tanam Tanaman dan Bunga Plastik …

Gaganawati | 8 jam lalu

Berkah Sepak Bola Palestina di Tengah Perang …

Djarwopapua | 8 jam lalu

Si Cantik Jelita …

Nidaul Haq | 8 jam lalu

Billboard, Sarana Sosialisasi Redam Gepeng …

Cucum Suminar | 8 jam lalu

Bisnis Sebenarnya untuk Memanusiakan Manusia …

Agung Soni | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: