Back to Kompasiana
Artikel

Unik

Bambang Hermawan

Saya lahir sebagai anak tunggal , dan sampai sekarang masih menjomblo

Misteri Jalan Pantura Dunia Gaib

REP | 19 October 2013 | 20:33 Dibaca: 2087   Komentar: 1   0

Jalan Pantura. Yang merupakan jalan penghubung Jawa barat dan Jawa tengah Menurut cerita yang dipercaya masyarakat sekitar. Penampakan sosok gaib di sana adalah berasal dari para korban yang meninggal karena arwahnya masih penasaran karena mati mengenaskan di jalan raya itu .Gangguan dari mahluk halus ituadalah mulai dari penampakan manusia bersimbah darah secara misterius di jalan seperti korban kecelakaan , sampai kepada kemunculan suara suara rintihan minta tolong.yang membuat bulu kuduk berdiri.

Tempat angker berikutnya adalah,

Cadas Panoran Sumedang Jawa Barat. di tempat itu dipercaya sering meminta korban. Korbannya mulai dari seorang pengendara sepeda motor sampai pengemudi truk. korban umumnya ditemukan remuk terjatuh dijurang .Menururt kisah warga setempat jasad korban umumnya dibuang di jurang . bila beruntung korban tidak dibunuh hanya ditemukan merangkul sebatang pohon seperti orang hilang ingatan. Warga mengatakan bahwa pengganggu nya adalah sosok hantu gadis cantik seksi. Yang tiba tiba muncul menghentikan kendaraan yang jadi calon korbannya untuk dimintai mengantarkannya ke suatu tempat di jalan sekitar sana. biasanya si gadis brsikap malu malu sehingga membuat korban terpana dengan sikapnya. Namun si gadis juga tidak menolak jika pengendara mulai bersikap berlebihan. Jika ingin memulai aksinya Si gadis ingin diturunkan di jalan sepi . barulah korban dieksekusi jasadnya dibuang ke jurang.dengan kondisi luka mengenaskan remuk sekujur tubuh.

Tempat berbahaya karena sering terjadi gangguan penampakan mahluk halus lainnya adalah

Jalan Jendral Sudirman Ciamis Jawa Barat .Adalah merupakan jalur utama penghubung Jawa Tengah dan Jawa Barat. Jalan yang agak lurus dan menurun ini juga dipercaya sering memakan korban karena gangguan penampakan mahluk halus. Mulai dari penampakan wanita berbaju merah dan berselendang merah . hingga cerita sopir angkot tentang munculnya sesosok hantu manusia yang menghentikan kendaraannya untuk menumpang angkot.

Tempat angker selanjutnya adalah

Jalan Kalahati Lampung Selatan .Jalan menurun ini dipercaya sering trdapat kemunculan sosok mahluk halus .Sesosok hantu wanita yang katanya berasal dari makam makam disekelilingnya

Tim dunia lain yang melakukan investigasi di tempat itu mengatakan ada penampakan mahluk gaib yang mempunyai nama Nyi Geni .Yang dipercaya dapat membunuh korbannya yang melalui jalan itu. Jika Nyi Geni ingin membunuh mangsanya maka Nyi Geni memunculkan cahaya terang sehingga menyilkaukan mata pengendara mobil yang lewat dihadapannya. sehingga korban membanting setir dan dan jatuh ke tebing.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Melihat Lagi Fenomena Jokowi di Bentara …

Hendra Wardhana | | 25 October 2014 | 05:13

Bertualang dalam Lukisan Affandi …

Yasmin Shabrina | | 25 October 2014 | 07:50

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15

Pengabdi …

Rahab Ganendra | | 24 October 2014 | 22:49

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Jokowi Bentuk Kabinet Senin dan Pembicaraan …

Ninoy N Karundeng | 4 jam lalu

Mejikuhibiniu: Perlukah Menghapal Itu? …

Ken Terate | 6 jam lalu

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 9 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 10 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Cara Efektif Menghafal …

Masykur | 7 jam lalu

Sembilu Cinta …

Christian Kelvianto | 7 jam lalu

Pembunuhan Karakter Keprofesian Industri …

Vendy Hendrawan | 7 jam lalu

Seorang Perempuan di Pemakaman …

Arimbi Bimoseno | 7 jam lalu

Gayatri Si Anak Ajaib Yang Terbang Ke Negeri …

Birgaldo Sinaga | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: