Back to Kompasiana
Artikel

Unik

Maya Rahmayati

Seorang IRT, Pekerja Sosial Kemasyarakatan# bercita-cita melanjutkan study, dan selalu percaya "Tumbuh dan berkembang itu, selengkapnya

Mondo, Coba Deteksi Lokasi Jatuhnya Pesawat Malaysia Airlines

REP | 11 March 2014 | 18:08 Dibaca: 383   Komentar: 0   0

Pemberitaan media massa kini benar-benar tertuju pada berita hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH 370 mjulai dari persoalan tekhnis hingga faktor human error. Kini juga ramai diberitakan menyangkut komentar banyak Paranormal yang konon menyebutkan Pesawat yang hilang sejak hari Sabtu lalu sengaja disembunyikan oleh mahluk Gaib yang berada di lautan.

Dari beragam berita menyebutkan hilangnya pesawat Boing jenis 777-200 tersebut terdeteksi hilang di perairan laut China Selatan. Sampai bangkai pesawat naas ini belum ditemukan spekulasi terus bermunculan.

Tim Gabungan pencarian dari beberapa Negara yang membantu pencarian terus dikerahkan menyisir diseputar perairan tempat terakhir kalinya pesawat ini hilang kontak.

Indonesia termasuk salah satu Negara yang menyumbangkan tenaga untuk membantu pencarian, dan tentu saja Paranormal dengan kekuatan supranaturalnya pun dimintai pertolongan untuk mendeteksi lokasi jatuhnya pesawat ini.

Salah satunya mengaku melakukan komunikasi dengan kekuatan gaib, penguasa laut yang menyebutkan bangkai pesawat tersebut masih disembunyikan dari pengelihatan manusia. Dan konon Dukun dari negeri Jiran pun menyatakan Pesawat “sedang di sembunyikan” mahluk Gaib di tempat yang Ia sebut “Buniyan”. (sumber: pemberitaan media online tribunnews.com)

Ya… untuk sesuatu yang kasat mata, kadang kita tergerus untuk mempercayainya, terutama ketika keputus asa-an melanda. Ketidak pastian lokasi jatuh/ hilangnya pesawat ini membuat panik keluarga para penumpang yang namanya tercantum terdaftar dalam daftar 227 orang penumpang dan 12 orang awak kabin.

Tadinya pemberitaan melalui banyak media yang terus meng up date perkembangan pencarian pesawat lebih banyak meliput soal konfrensi pers Para Pejabat yang “bertanggung jawab” pada musibah tersebut. Sembari keluarga diminta terus berdoa agar misteri tersebut dapat segera terpecahkan.

Sampai siang tadi, seorang teman mengirimkan foto yang diambil dari Google map, dengan penanda dari Global Positioning System (GPS) atau system penempatan Global, yang selama ini kita sering pakai untuk mendeteksi lokasi. Saya sendiri kadang menggunakannya untuk menandai dimana posisi tempat-tempat yang saya kunjungi.

foto di atas merupakan foto kiriman hasil deteksi lokasi jatuhnya Pesawat Malaysia Airlines nampak pada balon merah. (Dokumentasi: Group Mondo)

Saya kembali pada info foto yang kawan saya kirim. Dengan pesan singkatnya dia menyebutkan “ini lokasi jatuhnya Pesawat Malaysia Airlines, jadi bukan di laut tapi di tengah hutan, tepatnya di semenanjung Malaysia. coba saja dilihat fotonya. Begitu pesan singkat yang ia kirim. Saya hanya tersenyum membacanya dan menjawab seadanya “sejak kapan, percaya Paranormal?”. Ia tak menjawab pertanyaan saya, hanya mengatakan “bangkai pesawat itu akan ditemukan pada hari Jumat” ungkapnya.

Lama saya amati gambar lokasi yang dikirimnya. Entah apa yang dipikirkan teman saya, karena saya hanya tak menyangka betapa dia begitu terobsesi untuk membagi berita dan gambar itu pada saya. Yang konon, informasi itu Ia juga dapatkan dari salah satu perkumpulan Paranormal di dekat kediamannya.

Iseng-iseng saya mengupload fotonya sebagai foto profile aplikasi BBM saya, dengan status “mungkinkah Malaysia Airlines jatuh ke hutan, gak di laut, Bro”. Dan tentu saja komentar dari beberapa teman di BBM sontak menjadi ramai. Diantaranya mereka bertanya “sudah ada kabar lokasi jatuhnya pesawat?” lah kalau sudah begitu saya juga bingung menjawabnya, seadanya saya jawab “Ya..ini Paranormal dari Pulau Lombok juga penting untuk di akomodir suaranya dalam membantu pencarian bangkai pesawat, paranormalnya modern sudah lebih canggih Bro, perkawinan supranatural dengan GPS, he he” komantarku dan tentu saja mereka tertawa membacanya.

Keisengan saya juga yang akhirnya membuat saya menulis perjalanan “Lokasi Misterius” itu. Selain memang, saya berusaha mengapresiasi informasi teman saya yang akhirnya membocorkan nama “Group Mondo” sebagai informan lokasi tersebut. Percaya atau tidak, setiap orang boleh berspekulasi untuk memberikan informasi ditengah ketidak pastian. Dan saya hanya berusaha menuliskannya, selebihnya Allahua’lambissawab… kita tunggu informasi selanjutnya.**

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tuntutan Kenaikan Upah Buruh yang Tak …

Agus Setyanto | | 31 October 2014 | 13:14

Soal Pem-bully Jokowi, Patutkah Dibela? …

Sahroha Lumbanraja | | 30 October 2014 | 20:35

“Nangkring” bareng Tanoto …

Kompasiana | | 27 October 2014 | 10:31

Hanya Kemendagri dan Kemenpu yang Memberi …

Rooy Salamony | | 31 October 2014 | 11:03

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

Inikah Sinyal PKS Bakal Cabut UU Pornografi? …

Gatot Swandito | 4 jam lalu

Hasil Evaluasi Timnas U-19: Skill, Salah …

Achmad Suwefi | 8 jam lalu

Kabinet Jokowi Tak Disukai Australia, Bagus! …

Aqila Muhammad | 8 jam lalu

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | 9 jam lalu

Pencitraan Teruus??? …

Boyke Pribadi | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Pantaskah Menteri Susi Dibela atau Dicerca? …

Abdullah Sammy | 8 jam lalu

Selaksa Abstraksi …

Ade Subagio | 8 jam lalu

Jangan Lupakan Kasus Obor Rakyat untuk …

Tian Bugi | 8 jam lalu

Belajar dari Krisis Demi Kestabilan Keuangan …

Arif L Hakim | 8 jam lalu

Mengapa Jokowi Memilih Susi? …

Rahmad Agus Koto | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: